Wednesday, March 26, 2008

uda berlalu, tapi layak dikenang


Dua hari lalu tepatnya, aku ngeliat bagan departemenku, sempat tercengang dengan pergantian tim. Aku udah ga dibawah supervisorku lagi. Waktu itu Cuma diam aja, ada apa dengan pergantian ini?. Aku uda ga bersama supervisorku lagi…

Yang ada pada saat itu cuma sedih, kenapa ya? 

Setelah pengumuman itu, supervisorku ngajak keluar meeting. Kami pergi menuju Plasa Senayan. Ada banyak percakapan yang kami bicarakan saat itu. Ada banyak hal yang aku pikirkan selama perjalanan. Saat bicara dengan si bapak ini, aku ngerasa ga tau apa-apa dengan apa yang kulakukan selama ini.

Dia bilang, “kamu berada disebuah awal yang bagus Yasmin dan sekarang waktunya kamu membuktikan lebih banyak lagi, apa yang bisa kamu lakukan dengan kerjaan kamu.”

Kami bicara banyak tentang berbagai hal. Tentang bagaimana memotivasi diri sendiri, menjadikan diri ini lebih positif, tentang industri yang aku pegang sekarang.

Ada salah satu pembicaraan yang aku ingat. Tentang 3 tipe manusia. Tipe pertama tipe Batu, si Batu dicemplungin ke air, ya dia akan tetap menjadi batu selamanya, tidak akan berubah. Batu ya tetap batu. Tipe kedua, tipe coca cola, awalnya dia penuh busa, lama kelamaan buihnya menyurut sampai dia ga enak diminum. Tipe ketiga, tipe redoxon, dimasukkan ke air putih dia mengubah warnanya.

“Jadilah Redoxon, karena kamu bisa memberi perubahan”, he said to me.

Aku jadi kembali teringat 2 hari sebelumnya, tiba2 supervisorku mengatakan sesuatu melalui telepon, Yasmin, terimakasih banyak ya..terimakasih bantuannya selama ini. Dan aku menjawab, “Ini pasti cara untuk menghipnotis anak buah, harus hati-hati nih..” Aku tertawa terbahak-bahak, dan tidak ambil pusing dengan kata-katanya saat itu. Dan hari ini, aku mulai sadar maksud dari kata-katanya itu.

Mungkin pekerjaan bagi seseorang itu sebuah rutinitas, sebuah tuntutan hidup agar bisa menuhin kebutuhan hidupnya. Keluar rumah dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam. Begitu terus setiap hari. Kehidupan atasan dan bawahan hanyalah sebuah siklus yang terpaksa harus terjadi dan kalau saja kita bisa memilih, kita pasti maunya jadi atasan.

 

Tapi buat aku pekerjaan saat ini, adalah sebuah kehidupan yang layak diperjuangkan. Ini hanyalah sebuah pilihan hidup

 

Semoga besok hidup akan lebih baik lagi.

 

 

4 comments:

  1. wew, brarti mbak nggak pake supervisor lagi maksudnya? hahaha
    *biasa, males mikir panjang*

    ReplyDelete
  2. ah spu berarti supervisor ku ganti...*benar2 males mikir...kau tak pulang kah?

    ReplyDelete
  3. ahahahaha.....memang nih aku lagi males mikir, apalagi skripsi *curhat colongan*

    aku kan baru pulang minggu kmaren, lagipula minggu depan aku mulai pkl, jadi mau mempersiapkan diri sajalah dulu sambil mengurusi skripsiku. kalian main2lah kesini, yuk yuk yukkk!!!

    ReplyDelete
  4. life goes on, dude! gak ada yang absolut kecuali perubahan. get used to it

    ReplyDelete