Sunday, March 30, 2008

Dear Ada II

Dear Ada,

Salut, je suis vers de Paris maintenant, sudah hampir Paris…

Aku sedang membayangkan kamu duduk disampingku sekarang.

Seperti biasa, kita bisa menghabiskan waktu semalam suntuk untuk terus duduk terdiam. Saat kamu diam, saat itupun pikiranmu terbang entah kemana. Seperti mencoba menggapai setiap puncak menara yang kita tuju.

Kalau dipikir-pikir kamu banyak diam ya…dan aku ga habis-habisnya merasa takjub dengan apa yang kita lihat didepan mata kita. Saat ini aku lagi menuju Champ de Mars, stasiun terdekat menara terakhir kita.

Jangan tanya ngapain aku disana. Aku hanya menunggu matahari menenggelamkan dirinya kemudian terbelah menjadi dua saat menyentuh puncak Eifel yang mulai menghidupkan bulan. Sounds great hoh? sambil dengerin Bhrams Symphony no 1. Orkestra dengan ornamen musik yang sangat detil. Kisah tentang penderitaan hidup yang ujung-ujungnya bahagia. Gara-gara Ada doyan banget dengerin Mozart lewat MP3 butut yang kukasih itu, aku jadi ketularan deh...

Setiap kali mendengarkan Bethoven atau Schubert bermain selalu ada semangat baru untuk membuka hari-hari ini. Tunggu aku disana. Aku bakal cerita banyak tentang matahari pagi yang kulihat hari ini. Oke!! 

Kangen,

 

Arimbi

 

No comments:

Post a Comment