Wednesday, December 19, 2007

idul adha dan aku

Sudah lama rasanya tidak menyentuh blog ini...Benar-benar hari yang membuat saya terlena dengan pekerjaan. Liputan fesyen yang berjalan cukup menyenangkan kemarin, seremonia yang bikin saya mabuk..karena hampir semua perusahaan bikin event akhir tahun.

Jam 7.45 malam yang seharusnya saya berada di sebuah rumah hangat bersama keluarga, dalam malam takbir, tapi harus saya alami di kantor. Sendiri, menunggu kepastian iklan besok Minggu.

Kemarin, seorang kawan lama sempat menyentak saya dengan perkataannya. "Min, kamu ga bisa menempatkan diri dimana km harus berada bersama keluarga, teman atau dikantor".

Perkataan itu sempat membuat saya terdiam.

Saya tidak bisa menjelaskan padanya kenapa saya terlalu fokus pada pekerjaan dibandingkan hal2 lain, ms. rumah, keluarga, teman. Seakan-akan saya terlihat menforsir diri dan terlalu banyak menguras tenaga untuk bekerja.


Saya benar-benar tidak bermaksud melupakan bagian lain dalam kehidupan ini. Benar-benar tidak mengerti apakah yang saya lakukan itu benar-benar sebuah keinginan, tujuan hidup, kesenangan.

Saya hanya terbuai dengan pekerjaan, itu saja, Dunia ini membuat aku terbuai...:)








Friday, November 23, 2007

Dini..

Musim hujan belum seharusnya jatuh bulan ini

Tapi kenapa air matamu terlanjur banyak yang jatuh?

Bukankah terlalu awal surat-surat cinta itu terkirim untuknya

Sementara udara disini masih saja dingin seperti kemarin-kemarin...


-temi-

Wednesday, November 14, 2007

Jakarta Kelabu

Jakarta kelabu kemarin, setelah berhasil lolos dari kemacetan luar biasa, pulang-pulang…kamar kos sudah dipenuhi air. Karpet plus kasur pada ga tau diri, tidak menyingkir dari kenyataan banjir.

 

Katanya sih kemarin hujan angin, pohon-pohon pada runtuh. Tapi yang meruntuhkan hati, gue kemarin sok simpati pada tetangga sebelah, melihat dia lagi beres-beres kasur saat gue pulang kerja.

 

“Lhoh mbak, banjir ya”

“Iya nih, loe ga tau, tadi hujan angin. Tuh lukisan kakak2 loe gue simpenin. Pada kemana-mana. Kasur kita kena nih”

“Masak sih…, mbak, gue punya karpet, mau pinjem buat tidur malam ini?”

“Gapapa kok, kita biasa tidur dilantai”

“Oo gitu ya, kalau mau pinjem karpet, pinjem aja. Ntar bilang kalau butuh.”

 

“Lhoh min, loe sendiri ga liat kamar loe??”

 

“Iya ya, kamar gue gimana ya...??” (*tuing...)

 

Kyyaaa…gue sok simpati ternyata kamar gue juga kena …hiks..hiks….

 

Hasilnya hari ini, badan gue kesakitan plus kesemutan karena tidur di lantai dingin, gue datang terlambat ke kantor karena sibuk njemur kasur, dan meeting gue ma klien di cancel pagi ini.

 

 

Sekarang lagi ngantuk tuk…tuk…huaaammm…

Wednesday, November 7, 2007

aku hanya ingin kau tau

Aku tidak marah padamu

Aku tidak ingin marah padamu

Dan aku selalu berharap kemarahanku tidak pernah ada padamu

Aku tidak kecewa padamu

Aku tidak ingin kecewa padamu

Dan aku selalu berharap kekecewaanku tidak pernah ada padamu

Yang kuinginkan hanya satu…

 

Duduk bersamamu

Beri aku kesempatan untuk bisa duduk bersamamu

Akan kubuatkan secangkir kopi hitam pekat untukmu

Sebungkus Djarum pun tlah ku siapkan untukmu

Mari kita duduk bersama

 

Didepan halaman depan yang kau rawat dengan kasihmu

Didepan bunga-bunga yang kau tanam dengan cintamu

Sambil kau bersihkan lensa dari kamera tua yang kau rawat baik

Kamera yang melebihi usiaku

Temani aku di beranda itu…

 

Aku memintamu untuk diam sebentar

Duduklah disampingku

Tidak perlu bicara…Tidak perlu

Karena aku hanya ingin kau mendengarkan saja

Dengarkan ceritaku

 

 

Saat usiaku 9 tahun

Aku berjalan di satu jalan setapak hutan lindung Sumatera

Aku berjalan sendiri dengan baju putih merahku dan termos yang masih menggantung dipundakku

Aku merasakan sensasi kesendirianku

Aku tahu sejak itu aku akan sangat menikmati sensasi itu

 

Saat usiaku 14 tahun

Aku mengayuh sepeda mungilku, di tengah sebuah taman.

Aku duduk disana sambil makan rujak yang kubeli dari sisa uang jajanku

Sambalnya jatuh menempel di seragam putih biruku

Aku duduk disalah satu ayunan tua.

Aku duduk sampai petang menghinggap..dan malam pun mulai beranjak

 

Ketika usiaku 16 tahun

Aku mengambil beberapa pakaian ke dalam tas kecilku.

Tak lupa seragam putih abuku.

Aku mengambil kunci sepeda motor

Malam begitu dingin, aku mengencangkan speedonya

Aku hanya ingin berlari sekencang-kencangnya

 

Saat usiaku beranjak 18 tahun,

Saat hasil ujian negara meyakinkanku

Aku tahu, akhirnya aku mendapat tiket kebebasanku!!

 

Saat usiaku beranjak 20 tahun,

Aku mengenakan stocking hitam dan eyeliner pedas dimataku

Aku menggenggam gaji pertamaku 

Sejak itu pula, aku yakin setiap detik akan melahirkan satu sensasi yang membuatku ingin terus hidup

 

Saat usiaku beranjak 22 tahun

Aku berlari dari satu tempat ke tempat lain dengan tape recoderku

Aku berlari dengan sepatu kets kuning hasil jerih payahku.

Aku tau dari setiap langkahku, aku bisa mendapatkan sensasi kesendirian itu lagi  dan lagi

 

Saat usiaku menjelang 24 tahun

Aku duduk di satu bis antar propinsi,

Duduk sendiri termenung

Aku mulai merasakan kebebasanku itu sekali lagi

Melebih sensasi kebebasan yang dulu-dulu

 

Aku hanya ingin kau tahu, bahwa di setiap detik itu aku menikmati kehidupanku

Dan aku hanya ingin kau mendengar kisah 14 tahunku yang terlewat begitu saja darimu…

 

 

Tapi waktu tetap saja berlalu,

Tanpa pernah ada beranda itu

Tanpa pernah ada perbincangan ini

Kau tetap saja bicara

Kau masih saja berbicara tanpa mendengar satu bagian dari kisahku

 

Dan aku hanya diam

Kembali diam seperti biasanya

Karena hanya ingin membuat hatimu senang

Dan kau bilang, “Maafkan, semua ini salahku”

Dan aku hanya diam tanpa satu kata pun

Tak ada rasa yang bisa kuungkapkan

Karena aku tidak ingin marah padamu

Karena aku tidak ingin kecewa padamu

Karena aku tidak ingin menangis untukmu

 

Aku hanya melihat langit semakin malam pekatnya

Sang pelaju tetap memaksaku untuk terdiam

Tanpa amarah, tanpa kekecewaan yang berarti

Tanpa air mata bahkan tak ada satu perasaan tergurat di benak ini

Tidak ada

 

Hanya saja,

Pada satu malam Malioboro

ketika seorang pria senja memanggul dagangan bakiaknya

Melangkah satu demi satu tungkai kakinya yang keriput

Tiba-tiba aku menangis…

Aku menangis sejadi-jadinya

 

 

 

Friday, October 26, 2007

waktu

Ada hitungan waktu yang terhenti dalam putarannya, karena jarum detiknya tertinggal dibelakang

Tapi mungkin waktu terhenti gara-gara sebuah jarum yang tidak bisa bergerak lagi…

Tuesday, October 23, 2007

Selamat ulang tahun embun bantal

Orang tua selalu bilang berdoalah saat engkau meniup lilin ulang tahun, niscaya doamu terkabul anakku..

Kue ulang tahun???Mana? Bagaimana kalau lembar blog ini sebagai ganti kue ulang tahun…hmmm SETUJUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!

Doaku Tuhanku, kabulkanlah..

1.        Semoga penjualanku melampaui target (hehe..)

2.       Semoga di busway ga ada orang yang buang gas sembarangan

3.        Semoga para pria di busway lebih sadar diri atas sistem patriakis yang ada di negara ini. Karena saya masih menganut sistem ini Tuhan...

4.        Semoga gramedia, sale ampe 80%

5.        Semoga centro menurunkan harga diskonnya..argh…(mulai kacau..)

 

Doa untuk keluarga embun bantal

1.      Semoga mama hidupnya akan selalu bahagia

2.      Semoga mama hidupnya akan terus bahagia

3.       Semoga mama bahagia

4.       Amin..Amin

5.       Semoga kakak-kakakku lancar menikah tahun depan

6.       Semoga kakak-kakakku bahagia dengan pekerjaan dan pernikahannya kelak

7.       Semoga kami selalu diberi keselamatan, kebahagiaan dan selalu bersyukur dengan apa yang kami punya

8.       Semoga kami selalu bisa tertawa dengan apapun kondisi kami.

Mba Fida “Betapa beruntungnya hidup kita ya mik…”

Embun Bantal, “Kita benar-benar sangat beruntung…”

 

Doa untuk cinta embun bantal…

1.       Semoga kelak aku bisa menikah

2.        Semoga kelak aku punya rumah tempat aku pulang dan sofa nyaman yang dipenuhi bantal-bantal dan aku menghabiskan waktu untuk membaca dan menulis.

3.        Semoga suamiku orang yang pintar merancang pertunjukan dan kita memainkan, kemudian anak2ku menonton pertunjukan itu..

4.        Semoga kelak aku punya tim keluarga yang solid dan mampu memenangkan berbagai kejuaraan tingkat RT saat 17 Agustus-an

5.        Semoga suamiku orang yang pintar membuat hari-hariku penuh tawa. Karena aku akan terus tertawa bersamanya.

6.        Semoga kelak aku menikah dengan pria yang bertanggung jawab atas keluarganya.


Amin..

 

Monday, October 22, 2007

NO BODY PERFECT!! Me?? Ya iyalah…

Malam ini seperti biasa pulang lebih malam, memikirkan tema-tema apa yang bisa diangkat di project fesyen Desember nanti..pastinya ga jauh-jauh dari tema akhir tahun. Tapi bagaimana mengemas tema fesyen biar ga keliatan plagiat majalah2 fesyen dan membawa pembaca lebih pintar dan cerdas..arghhh….

inilah Pe-eR embun bantal …hmmm

 

bentar-bentar, embun bantal di industri fesyen..kyaaa..huahahaha…pengen ngakak ma diri sendiri

kenapa gw dikasi tanggung jawab industri ini..

 

kenapaaaaaa..oh kenapaaaa?? (*berlutut sambil kepala meihat ke atas_mode on)

 

Tuhan menyebutnya ini takdir, embun..

 

Terimalah…

…(*menundukkan kepala_mode on)

…hmmm ini adalah pekerjaan sulit bagi seorang wanita yang tidak pernah baca majalah Gadis waktu SMA, yang selalu menganggap majalah fesyen adalah sampah yang menguntungkan hanya jika dijual ke tukang loak, dan memiliki ibu yang gemar memberi baju bekas kakak2nya ke anak paling bungsunya. Dan baru menyadari saat usianya akan menginjak 24 tahun, ia terjerumus ke dunia fesyen…

 

terlambat embun bantal…

 

Dan itu AKU…

 

Pekerjaanku semakin bertambah sulit karena media tempat aku bekerja tidak begitu diminati industri fesyen. Mereka lebih prefer ke majalah2 sebut punya MRA atau femina n the gank.

 

Tapi lihat saja…

Hmm…aku akan bekerja keras untuk ini.

Bukan aku yang harus tunduk kepada fesyen, tapi fesyen yang harus tunduk padaku.

 

Bak mencari zebra cross ditengah fly over,

Bak menjinakkan singa yang digigit semut,

Bak ranger pink mengalahkan monster..

 

(><) semangattt

Tuesday, October 16, 2007

untuk teman..

1.Sekurang-kurangnya ada 5 orang dalam dunia yang menyayangi Anda dan sanggup mati karena Anda.


2. Sekurang-kurangnya ada 15 orang dalam dunia ini yang menyayangi Anda dalam beberapa cara

3. Sebab utama seseorang membenci Anda adalah karena dia ingin menjadi seperti Anda.

4. Senyuman dari Anda boleh membawa kebahagiaan kepada seseorang, walaupun dia tidak menyukai Anda.

5. Setiap malam ada seseorang mengingat Anda sebelum dia tidur.

6. Anda amat bermakna dalam hidup seseorang.

7. Kalau bukan karena Anda,seseorang itu tidak akan hidup bahagia.

8. Anda seorang yang istimewa dan unik.

9. Seseorang yang Anda tidak ketahui menyayangi Anda.

10. Apabila Anda membuat kesalahan yang sangat besar, ada hikmah dibaliknya.

11. Sekiranya Anda merasa di pinggirkan, pikirkan dahulu; mungkin Anda yang meminggirkan mereka.

12. Apabila Anda berpikir tidak mempunyai peluang untuk mendapatkan sesuatu yang Anda ingini, mungkin Anda tidak akan memperolehnya, tetapi jika Anda percaya pada diri sendiri lambat laun Anda akan memperolehnya.

13.Kenanglah segala pujian yang Anda terima. Lupakan segala caci maki.

14. Jangan takut untuk meluapkan perasaan Anda; Anda akan merasa senang bila seseorang mengetahuinya.

15. Sekiranya Anda punya sahabat baik, ambillah waktu untuk memberitahunya bahwa dia adalah yang terbaik. Hanya semenit diperlukan untuk mendapat sahabat baik, sejam untuk menghargainya, sehari untuk teman tetap paling setia. Walaupun punya harta yang banyak, teman tetap paling berharga.


Monday, October 15, 2007

Lebaran tanpa orang tua…

Sebenarnya hal ini udah sering aku alami. Biasa aja…

Lebaran tanpa mama ( empat-lima kali selama 23 tahun ini)

Lebaran tanpa papa ( sering banget…terakhir kapan ya?? Hmm…mungkin 5 tahun yang lalu..)

 

Dan sekarang lebaran tanpa mama, tanpa kue, tanpa tetangga, tanpa eyangku tersayang, tanpa sepupu kecil2 yang berisik, dan tanpa teman-teman SMA (Andik, Athur, Ableh, Dyahà best fren that I ever had)…teman2 yang selalu datang ke rumah saat aku di kota kecilku.

hasilnya sempurna =  I feel so lonely…

Tidak terpikir olehku untuk membeli baju baru, sepatu baru, mukena baru atau apapun yang baru…alhamdulillah sebelum mudik, tanteku kasih baju tetangganya yang kekecilan untukku.

Dan aku sangat cantik menurutku, dengan rambut yang ku blow ikal bebas, kalung mutiara, dan secubit serbuk merah dipipi…hmm…meskipun tidak ada satupun yang melihatku.

Tidak terpikir olehku bagaimana aku mengisi malam takbiran, bahkan aku tidak mendengar suara takbiran di kota ini, shalat Id di masjid mana yang selalu diributkan mama dan bersama siapa aku akan ke masjid, atau memikirkan undangan teman2 ke rumah, atau mama sedang memasak apa hari ini, apakah ada bubuk kedelai atau hari ini harus ziarah ke makan eyang kakung atau besok harus keliling satu desa. Tidak terpikirkan sedikitpun…

Dan lebaran kedua kuisi dengan mencuci baju di kos, beres2 kamar. Menyiapkan semua hal yang bisa dipersiapkan untuk kesibukan kerja lagi. Fiuh…

Apa ramadhan ini benar-benar terasa bermakna…

Semua serba flat…semua serba datar.


tapi tetep..yang paling menyenangkan adalah sms dari temen2...huhu jadi terharu...

Beberapa sms teman2 sempat aku simpen dan aku sempat menangis karenanya...haha seperti biasa kalau Yasmin sudah melankolis…

Dari 119 sms yang aku terima hari itu, ada beberapa penggal sms teman (bukan berarti yang lain tidak spesial, tapi ini representasi dari seluruh sms teman2 jauh ujung timur sana…)

“Saat sahabat melakukan khilaf, tulislah diatas pasir agar saat angin maaf berhembus semua khilaf itu sirna..” (Ai)

“Amik, met idul fitri 1428 H.maapin aku juga ya, semoga ribuan hari ke depan aku ga bikin kesalahan lagi ke kamu. Emang kita ga bisa ketemu tapi jarak ga menghalangi kita untuk saling memaafkan…” (Asep)

“Ok mik, aku sekeluarga juga minta maaf tapi kalau ribuan hari kedepan kamu nggak ke surabaya, tak tarik maapku..hehehe” (Mas Erwin)

“”Iya sama-sama Min, Moga-moga kedepannya kita bisa lebih baik lagi dan tambah sukses! AMIN..Semangat Samin Kecil..! Tundukkan mataharimu!” (Mas Bobie)

“Amik maafin aku juga. Mungkin selama ney kita uda jauh n ga pernah berhubungan lagi. Di hari yang suci nan fitri ini, aku pengen minta maaf sama kamu, minal aidzin wal faidin, maaf lahir bathin” (ajoe)

“akan kunanti sebuah senyuman dari sahabat…maafin aku jg ya adik yasmin… minal aidzin wal faidin, maaf lahir bathin” (mas Fawas)

“Iya mi’ aku juga kangen lama ga ketemu kamu hehehe…semoga kamu sukses dalam karir dan cita2mu, met lebaran juga ya, maapin kalo aku punya salah. Keep smileJ” (Devri)

“Ya Sudah kumaafkan dosa2mu padakuJ tapi kalau kita ketemu sebaiknya jangan nanti tambah banyak dosanya mi..hehe…minal aidin ya adekku yasmin…senyummu selalu terkenang” (Tioma)

“Ketika mata tak bertatap dan tangan tak berjabat.Luangkan hati tuk memberi maaf.Mas Deni juga minta maaf ya! Met lebaran.Minal Aidzin wal faidin.” (Mas Deni)

“Mohon maaf lahir bathin juga buat temanku yang ga pernah mutusin tali silahturahmi sekalipun jauh. Semoga dihari yang fitri ini sucinya hati selalu dilimpahi hidayah oleh Allah SWT.” (Atha)

“Makasih mi..aku juga berharap kita masih bisa bertemu dengan sejuta senyum. Mohon maaf atas kesalahan2ku yang tertinggal. Salam hormat untuk orang tua dan keluarga” (Danang)

“Tadi aku ketemu sama 5 sekawan. Kesehatan, kedamaian, kebahagiaan, kesuksesan dan persahabatan”. Maaf tanpa ijinmu tadi aku kirim ke alamatmu supaya bermukim selamanya. Maaf Lahir Bathin” (Arief Cacing)

“Dihari yang penuh berkah ini, ijinkan putri mengucapkan MAAF dan berharap dapat membasuh semua luka hati yang pernah terpatri. Aku menunggu hari kita bisa kumpul lagi ^_^” (Jupri)

 





Mari membicarakan hari ini…

Mandi dengan sabun ekstra wangi buah..hmm yummy….bikin busa dimana-mana…

Tidur diantara bantal-bantal…hmmm….sambil olesin lotion di kaki

Makan yoghurt dan stoberi, dua benda yang paling mengerti  bagaimana menghibur hati…

Dengerin album Awal yang Indah Tere atau Lift me up Geri Halliwell..hmmm kembali ke masa 17 tahun

Mengingat-ngingat saat jatuh cinta pertama kali dengan kakak kelas superstar dan baru menyadari kebodohan setelah tiga tahun kemudian…

Kencan pertama kali dengan pacar pertama, dan sekarang berbincang dengan istrinya.

Menelpon teman-teman yang mengisi kehidupanku selama ini, dua diantaranya akan menikah tahun ini

Berbincang dengan teman kerja, dia mengatakan aku terlalu muda untuk memikirkan pernikahan

Aku berjalan diantara satu tempat ke tempat lain. Ditengah keramaian, aku mulai memperkenalkan diri.

Tertawa diantara dengungan tiap manusia dan membuat janji satu sama lainnya

Berada di jalan ibukota yang lenggang.

Jalanan sang pelari membuatku sangat nyaman sekali atau mungkin aku sudah terbiasa.

Tidak ada tongkat estafet. Semua berjalan sangat mulus.

Sang pelaju mulai memainkan perannya. Ambil bagian demi bagian

Aku hanya terdiam diantara debur anganku.

Yang aku tahu, aku ingin memanjakan diri secepatnya

Sudah pukul 7 malam.

Sangat dini untuk pulang ke rumah

Dan aku menikmati yoghurtku kembali…hmmm…yummy…

Monday, September 24, 2007

Arogansi Bokong Embun Bantal

Aku ga tau kenapa, tapi entah kenapa bokongku saat ini bisa berteriak menyuarakan suara hatinya..hmm lebih tepat suara bokong. Hmm…bukan-bukan…bukan suara kentut…argh aku jadi bingung istilah yang tepatnya apa. Tapi begini ceritanya hingga aku menarik kesimpulan bahwa bokongku juga butuh privasi!!

Pada awalnya semua memang terasa menyenangkan, memilih naik busway sebagai angkutan umum menuju kantor yang jaya nan perkasa. Semua berjalan mulus sampai tepi pintu masuk busway….setelah masuk dan harus berjejalan dengan banyak bokong, bokongku mulai merasakan ketidakadilan dari ketidakperibokongan bokong-bokong lain.

Saat bokong seorang bapak memilih untuk bersandar dipunggungku yang tipis kayak pisang kipas, aku juga sudah merasakan kemuakan. Bisa-bisanya si bapak menganggapku tiang dalam busway. Sesekali aku mencoba untuk bergerak kesamping, ke kiri atau ke kanan, tapi tetap saja bokong si bapak itu mengadu nasip di punggungku!!! Bokongku pun merasa diduakan oleh punggungku. Mulai tidak terima dengan perlakuan si bokong bapak, bokongku pun mengadu pada hatiku…yah intinya itu awal mula kenapa bokongku mulai tidak sepakat dengan hatiku menaiki busway yang murah dan cepat.

Satu hari yang cerah,  dan berhasil membujuk rayu, bokongku pun akhirnya mau juga naik  busway untuk kesekian kalinya. Dalam perjalanan pagi itu semua terasa biasa-biasa saja, sampai pada suatu halte, tiba-tiba sebongkah bokong besar milik seorang ibu masuk kedalam busway dan mendaratkan bokongnya tepat pada bokong embun bantal.

ARGGGHHHHH kali ini rasanya benar-benar sangat TIDAK MENYENANGKAN!!!!! Rasanya aneh merasakan bokongku beradu dengan bokong lain. Bokongku mulai bergejolak..mencoba mengeluarkan jurusnya, berlenggak lenggok ke kanan ke kiri, tapi semua usaha sia-sia. Aku mencoba menenangkan bokongku, dan mengatakan padanya semua akan baik-baik saja. “Tidak ada yang kekurangan sedikitpun, kong…”bujukku. Meski demikian bokongku tetap ngambek dan merasa dilecehkan setiap harinya.

Mungkin dua pengalaman itu tidak seberapa memuakkan. Yang bikin bokongku jeeeeeles sama bokong lain adalah suatu ketika bokong tanpa nama alias anonymous mengeluarkan semerbak wangi perut. BAGOOOSSSS… ini ga hanya bokongku yang berteriak dan merasa dipencundangi tapi juga hidungku. Ya ampun….kok tega ya bokong anonymous itu melakukan perbuatan terkutuk dalam suatu ruangan tertutup dan didalamnya penuh bokong-bokong yang mencoba bertenggang rasa untuk hidup bersama sementara waktu…kalau dalam Harry Potter adalah 3 kesalahan yang tidak termaafkan!

Friday, September 7, 2007

i miss my self...

Setiap hari ketemu orang baru,dengan karakter baru dan harus bisa ngajak ketawa meski ga lucu...aku jadi sampai heran ma diri sendiri.

Waktu nulis milis jurusan, sampe dibilang "serius amir sihhh"..ck..ck...ga tau deh, mungkin omongan jadi lebih formal.

haha, sampai lupa ma karakter sendiri. Lama-lama lupa bagaimana cara menertawakan diri...Padahal satu hal yang paling aku suka ...

Di kantor musti jaga sikap..banyak rule yang tidak kasat mata dan harus terus diwaspadai...mana ga sempet nulis di blog, jadinya main di imajinasi. Saat di kantor orang, ditengah kemacetan, ngeliatin gedung2, dan saat meeting (bayangin semua orang berakrobat..hihi...)

Hooooaaaaaaa...i miss my self......



Wednesday, July 18, 2007

Definisi Diri

Definisi diriku adalah pekerjaan yang kulakukan, orang-orang yang menjadi temanku, dan pengaruh yang kurasakan dalam duniaku yang kecil tapi makin membahagiakan ini.

For matrimonial purpose –Kavita Daswani

Pendekar di Bumi ciiiaatt…

Pernahkah ga ngalamin seseorang datang kekamu Cuma mengatakan jangan

bersedih. La Tanzah…ada kan bukunya…aku pernah…

 

Aku percaya masing-masing dari diri kita pernah merasa mengalami kegagalan,

kesedihan, kehilangan dan kegalauan. Saat dimana kita sedang tidak percaya diri,

tidak percaya dengan siapapun didunia ini. Hiperbolis emang, sampai kita

menyangsikan kehidupan kita.

 

Seorang wanita separuh baya menghampiri saya, Cuma untuk mengatakan ini.

 

“Jangan bersedih. Semua dalam kehidupan ini sudah ada garisnya. Tangan Tuhan

yang menentukan, kita hanya memainkan peran kita. Mainkan peran itu sebaik-

baiknya. Saat harus bersenang, jangan terlalu senang. Saat sedih, jangan terlalu

sedih. Karena ada kisah selanjutnya yang harus kita mainkan.”

 

Kata-kata ini sering banget kita dengarkan. But that’s true dude…itu yang

dinamakan Takdir. Jodoh, rejeki, mati dan hidup semua sudah diatur sama Tuhan.

(dengan catatan : Tuhan akan mendengar permohonan kita, kalau kita udah

usaha – ini namanya pasrah)

 

Ikuti saja permainannya.

 

Bukankah itu yang diucapkan dalam QS. Al Baqarah ayat 30.

 

Saat malaikat bertanya pada Tuhan, kenapa Engkau menurunkan manusia

sebagai khalifah dibumi, padahal mereka akan merusak bumi dan menumpahkan

darah? Kenapa bukan kami yang didaulat menjadi khafilah, yang senantiasa

menyembah-Mu?

 

Tuhan jawab singkat: Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui.

 

saya mulai bertanya-tanya…(,”)?

 

Kita ga pernah tahu maksud Tuhan. Kenapa kita harus senang, kenapa kita harus

sedih, kecewa dan mengalami masa-masa ke-bete-an yang amat panjang.Semua

itu tujuannya supaya kita jadi khalifah dibumi.

 

Nah sekarang gimana caranya menjadi khafilah di bumi? Seperti apa kata Tuhan.

Ikuti petunjuk! Ikuti aturan maen. Dimana-mana juga gitu kan, main sepak bola

ada aturannya. Ga boleh bawa bola sendiri, bola harus dibagi-bagi ma temen,

main sportif, ga boleh sikut2an, apalagi menjegal lawan bertumpah darah. Udah

pasti di-black list deh sama malaikat..eh wasit. Dan harus punya strategi dalam

bermain bola, gitu juga hidup. Harus ada strategi.

 

Strategi? Ya loe pikir aja sendiri. Sama, juga ga ngerti. (^.- ‘) nasihat payah

 

Eits…eits...jangan putus asa dulu…

Tuhan emang menciptakan manusia agar terus berpegang teguh pada Nya. Agar

kita bisa jadi khalifah yang baik-baik.

 

Balik lagi ke aturan main, Tuhan ga gitu aja nyemplungin kita ke dunia tanpa

arahan. Begini clue-Nya : Kalau kamu baca kitab-kitab Ku, kamu aman sampai

garis finish dan berhasil jadi khalifah di bumi.

 

maksudnya??

 

Ya…ga usah tanya zodiak, ramalan cuaca, atau ramalan teh Panorama Pagi

SCTV…rules-nya udah jelas. Percaya apa yang ditulis kitab-kitab Tuhan. Pertama

Al Qur’an, numero one. Selanjutnya taurat, zabur, injil, dan suhuf-suhuf yang

udah di-list di Al-Qur’an. 

 

Percaya berarti beriman.

 

Nah masalahnya…kita suka males kan baca Al Qur’an?

 

Makanya jangan mikir singkat, padat dan cepat.

 

Maksudnya?

 

baca Al-Qur’an langsung dapat pahala, nasib langsung berubah baik. Violla…

Ini yang sudah salah kaprah.

 

Ayo nak, ngaji biar pahalanya nambah.

 

Ayo nak, sholat biar pahalanya nambah.

 

Yang dipikir pahala-pahala aja.

 

Atau Ayo nak sholat, ga sholat masuk neraka!

Ayo nak ngaji, kalo ga jadi temennya setan!

 

Enggak munafik, saya juga berpikir demikian. Hidup berasa cari pahala terus.

Tuhan mah sah-sah saja kita mikir pendek gitu. Urusan orang hidup kan makan

sama mati saja toh..(ini kata sepupu saya sekali lagi)

 

Tapi masalahnya tuh, Tuhan pengen kita jadi khalifah di bumi, bukan cari pahala

doank dengan ngikutin aturan maen tapi ga ngerti maen paan...hihi kayak bateng

nyeruduk all the red things. Maksudnya ngapain juga repot-repot nyeruduk? Ya

toh… 

 

Yang perlu kita pahami lagi, makna dari ngaji ma sholat itu.

 

Baca tafsirnya. Itu yang penting. Ngerti dan Paham.


Wanita tua itu bilang lagi sama aku,
 

“Nak, baca Al-Qur’an, niscasya kamu bakal menemukan ayat-ayat indah yang

berhubungan dengan kehidupanmu. Jamin kamu ga bakal sedih lagi”

 

that’s why, 

 

I Love My ALLAH Swt

 

*posting ini bukan bermaksud menggurui, ini cara pandang saya terhadap agama

saya. Cara pandang yang buat saya mencintai agama yang saya anut dan meyakini

Tuhan yang saya sembah. Cara pandang ini juga yang akan saya ajarkan kepada

anak-anak saya kelak. Betapa indahnya hidup yang sudah diberikan Tuhan kepada

saya (^^) Agamamu agamamu, Agamaku agamaku…cheers…

kenangan bersama 10 pria




22 Juni 2007

1.     Hari ini busway pukul 7.30 pagi padat jaya. Tangan bergelantungan ga jelas..argh..mana laptop berat banget.

2.      9 pria berjalan sangat lamban…”Mik, kamu jalan jangan cepet-cepet lah…”

3.      Sampai di blok M, laper..beli lemper..nyam-nyam…sarapan pagi.

4.      Nongkrong sebentar, makan ketoprak berbagi dengan mas wawan.

5.       Sampai di tujuan perut nerves…bawaannya pengen pipis ma pup..uda 4 kali masuk toilet. Ternyata 9 pria lainnya juga kebawa sindrom gugup ini. Kita kompakan banget ya…

6.     Hari ini celanaku robek…bagian belakang…malu >< untung bawa bletzer, ditutupi deh

7.       No cammera…huhu…tapi ada video cammera..yippy…

8.       Sholat jumat…take a break…makan warung Lamongan, I miss east java…

9.       ALL YOU NEEDED IS LOPe…ALL YOU NEEDED IS LOPeeee….Beatles dari Hp mas dedi, bikin berisik dipagi hari…bangun pagi tak layak, terdengar bunyi kentut dari si bos…

10.     Fawas dan Bobi, 2 pengganggu waktu tidur, “Min, kamu tidur aja ya min, ga usah peduliin yang lainnya…min…min…min…kamu uda tidur ta? Aku Cuma mau bilang, kamu tidur aja jangan peduliin suara yang lain. Kamu mau dibangunin jam berapa? Jam 5 ya, oke kalo aku udah bangun ya min, min…min….” ARGHHH…gerah juga dengerin ocehan ga penting…akhirnya saya keluar kamar dan tidur di lantai hina…

11.     Bobi said : “Arek cilik turu nang kasur gedhe, kok enak” (anak kecil tidur di kasur besar kok enak). Dan merenggut tempat tidurku…menyebalkan…

12.     Berbagi Tom Yam sama mas Wawan…hehe minta lagi ya mas…

13.     Absen tanpa Bantenk, si sadar kamera dan Igo AE diplomatis

14.     I Lost my MMC di jalan…Maafin aku tek…hiks…

15.     Hari kedua, dibangunin suara kentut lagi dari bokong mas dedi…argh…kena mukaku!!

16.    Jam 11 malam, muka goblok kecapekan, duduk disalah satu halte bis…pesen nasi goreng (seumur hidup ga pernah nongkrong ga jelas kayak gini). Didepan kita menarilah banci yang menggeliat-geliat ga jelas…salah satu dari kita ada yang trauma seumur hidup kayaknya…haha (yang ini rahasia)

17.     Mas Wawan uda ga mau berbagi makanan lagi denganku, hiks… “AKU MAU MAKAN SENDIRI MIKKKK, KamU PESAN sana Sendiri, ga Habis, tak habisin”

18.     Pelit…

19.  Saat mereka pergi, mataku tiba-tiba terasa panas. Polusi jakarta benar-benar ga beres, bikin mataku berair….HUAAAA I MISS YOU GUYS…

Cinta Karena Aku Ga Tau…

Aku punya teman …hehehe lagi-lagi aku punya teman… dari SD, SMP, SMA, kuliah dan kerja, we always together happy ever after. Temanku ini udah punya tunangan. Mereka lagi jalan 7 tahun dan sudah 5 tahun pacaran jarak jauh. Semuanya hanya berbekal sistem kepercayaan kedua belah pihak. Simple. 

 

Keluarga dan teman semua mendukung n benar-benar percaya dua manusia ini dapat menjalin hubungan dengan baik sesuai UUD 1945 dan Pancasila yang adil dan mufakat, sejahtera lahir dan batin…

 

Hmm…ternyata sedikit meleset sih, di tahun ketiga…

 

Sistem yang dibina tersebut tidak berapa lama goyah… sang tunangan kepincut…

  

Keluarga dan teman pada kecewa dengan sang tunangan, yang menurutku kegiatan pengkhianatan itu sesuatu yang tidak rasional dan kekanak-kanakan. Hanya karena yang dikepincutin itu punya label ‘model’. Hoho…plis deh ahh….apa sih hebatnya?! (baca: secara fisik ga pernah diakui semampai, jadi sok ga ngakuin profesi ini, tulisan ini sengaja dibikin kecil biar ga nyinggung model porno, baca: boneka anjing cokelat yang lagi ngiler ga jelas? pic dari fm*****s)

 

 

Sebagai seorang teman, maka aku tidak tinggal diam. Aku pun membela kebajikan teman melawan kejahatan tunangan. Artinya: maki-maki ga jelas didepan kaca dan bilang sama si teman untuk mem-black list sang tunangan dari kancah kehidupannya.

 

Hatiku hancur begitupula keluarga dan teman-teman yang berharap sang tunangan menjadi yang terbaik buat si teman. Dia tidak mengamalkan pancasila dan UUD 1945 dengan benar.

 

Sang tunangan sih tidak merasa terjadi apa-apa, buat dia ini naluri lelaki dan begitu saja terjadi tanpa bisa ditolak.

 

Namun tak berapa lama, sang tunangan ngajak balik setelah ditinggal pergi sang model kenamaan karisidenan kota madya Madiun.

Dan si teman menerima kembali.

 

Ting tong…

 

Kenapa ya? Meski semua keluarga dan teman pada reject abis si tunangan dan menganggap sang tunangan bukan lagi yang terbaik buat si teman. Si teman masih mau menerima. Kita-kita yang ngeliat pada panas dingin dan menduga kuat si tunangan akan melakukan hal yang sama di satu waktu nanti yang tidak dinyana-nyana.

Tak pelak, sampai sekarang pun aku masih berpikir sang tunangan bukan orang yang terbaik buat si teman dan tetap masih berpikir keras kenapa si teman masih mau menerima.

 

Waktu aku tanya ibuku, mama Cuma bilang semua itu ada masanya. Aku jadi tambah bingung…

 

 Maka aku pun mengambil kesimpulan bijak, begini, sampai detik ini si teman masih melalui sebuah proses mengerti dan memahami sang tunangan. Ini bukan masalah benar atau salah. Ini masalah mau menerima atau tidak. Mau atau tidak. Dan seringkali kejadian seperti ini menimpa diri kita, serta merta kita tolak mentah-mentah demi keamanan hati terlebih demi keamanan masyarakat sekitar kita. Teman sempat bilang ke aku, “terkadang pihak ketiga itu dibutuhkan untuk meyakinkan diri tapi memang lebih baik tidak perlu ada”. Mungkin untuk sebagian besar orang akan menolak sikap teman dan menganggap teman bodoh dan konyol untuk menerima tunangan kembali.

 

Sebagai teman si teman, aku pun sedang belajar menerima sang tunangan kembali sebagai tunangan teman. Menganggap yang kemarin sebuah kekeliruan yang masih bisa diperbaiki dan dibicarakan, dan memikirkan sikap apa yang terbaik untuk ke depan. 

 

Si Teman hanya butuh keluarga dan teman-temannya yang bisa menerima keputusannya. Dan aku tahu itu bakal sulit bagi lingkungan menerima tunangan kembali sebagai pria terbaik buat teman.

 

Saat teman ditanya, “Kenapa kamu cinta sama sang tunangan”

 

Si teman Cuma jawab singkat, “Aku ga tau”

 

 

Apa cinta emang ga perlu penjelasan? Cinta karena aku ga tau.

 

…ada lucunya juga sih…

 

Kalau kita cinta karena dia baik, lalu tiba-tiba dia membunuh, apakah kita masih mencintainya?

 

Kalau cinta karena dia tampan dan perkasa, lalu tiba-tiba dia ketabrak pohon dan mandul, apakah kita masih mencintainya?

 

Cinta itu simple, mau berkomitmen dan punya loyalitas atau tidak…kalau ga punya, ya udah, ga usah dipikir

 

 

 

Hoho…aku tetap tidak mengerti…

 

 

Catatan kaki:

*Lingkungan selalu mengharapkan sesuatu yang tampak ideal, proposional sesuai pada tempatnya. Sama ketika lingkungan melihat sepasang kekasih. Mereka diharapkan menjadi yang terbaik satu sama lain. Ketika semua kontruksi yang dibangun lingkungan terjun bebas, kacau dan rusak seketika, membangun kembali bukan pekerjaan gampang. Seperti teman dan sang tunangan hingga kini. Mereka masih diragukan oleh lingkungan. Kita memang hidup diantara lingkungan dan tidak bisa mengabaikan begitu saja. Aku percaya semua ini sebuah proses memahami kelemahan dan kebaikan pasangan kita. Dan sama seperti mamaku bilang, “Semua ada masanya”. No body’s perfect!

 

*Untuk HEPILONER, dilarang memaki-maki posting ini dengan pengetahuan gendernya, menambah tanda titik yang panjang dan tanda seru tiga kali dibelakang kalimat. Sekali lagi dilarang keras untuk HEPILONER, yang selalu euforia dengan status lajangnya………..!!!

Its not our home anymore, anyway…

Seseorang mengatakan padaku, tempat yang paling jauh dicapai adalah masa lalu. Begitu banyak tempat dimuka bumi yang pernah kita singgahi, dan banyak hal yang terjadi saat kita berada disana dalam satu waktu dan dalam kebersamaan.

Aku kangen kantin Butet tempat kita makan istirahat dulu. Kumpul bareng satu angkatan sambil berebutan kursi. Comot es teh Comaire atau mocachino Dinar sambil gosipin dosen. Nungguin pacar selesai kuliah. Nongkrong satu kantin ke kantin lain, dari satu gerombolan ke gerombolan lain, dari jurusan satu ke jurusan lain. Kangen ma pesenan soto ayam kantin Bu Eko, dan tetap aja ikut rebutan kursi di kantin Butet.

Jalan kaki bareng kekasih menuju kos, pulang dan mengerjakan skripsi penuh semangat segera lulus. Disambut bayi-bayi mungil, Anya sama Kesya (miss u, my two little princess). Bikin kamar kos berantakan karena bekas susu sama kuah makan siang bercecer dimana-mana. Ngomel-ngomel pada bayi-bayi ini. Dempetin ke pojokan kamar sampai mereka ngomong ampun-ampun. Masukin Anya ke tas laundry trus ketawa cekikikan mumpung bunda ma eyangnya ga tau. Trus sibuk bo'ongin Kesya yang doyan banget ama bedak ma lotion anak kos.

 

Alif, temen satu angkatanku bilang, tempat itu bukan tempat kita lagi. Kantin Butet udah dipenuhi makhluk cantik dan modis. Its not our home anymore, anyway…

 

Masa lalu adalah tempat yang paling jauh dan duniapun terus berubah. Menantikan masa indah kembali. Aku tidak pernah berhenti dengan harapan-harapanku menemukan tempat indah lagi. Aku akan menemukan tempat-tempat dengan orang-orang yang berbeda dengan tawa yang berbeda. Tapi aku tidak pernah berubah, seperti kataku pada Alif.

Kita akan menemukan tempat baru dan kisah baru lagi. At least Lif, saat kamu sms aku, aku ga berubah. Kita masih orang yang sama, masih dengan tawa yang sama.

Masa lalu memang tempat yang jauh tapi aku bisa menemukan orang-orang dari masa lalu kapanpun, dimanapun dengan tawa yang sama. 

Masa Kecil yang Kelam Embun Bantal

1.Waktu main lompat tali, embun bantal selalu dapet bagian yang pegang tali. Karena tubuhnya yang pendek, ga bisa melompat lebih tinggi ketimbang temen-temennya. Semua teman-temannya kegirangan karena tidak perlu bersusah payah melompat. Dan, embun bantal selalu berharap semoga ia mendapat keajaiban untuk bisa bermain lagi…

 

2.Waktu main bola bekel bareng temen-temen jam istirahat, embun bantal selalu nunggu giliran…nah waktu giliran main, semua biji keong dan bola bekel kelempar kemana-mana ga jelas…tangannya terlalu kecil untuk menggenggam 6 keping keong dan bola bekel. Embun bantal harus menunggu giliran lagi, sampai bel istirahat berbunyi. Meski ia tahu, tidak ada giliran untuknya kembali…

 

3.Pengen potong rambut, embun bantal selalu bawa majalah buat model rambutnya. Tapi si tukang potong rambut keliling selalu memotong dengan gaya yang sama sejak dia SD sampai SMA. Gaya bob gak jelas, poni semeriwing didepan jidat nonongnya. “Aduh dek Yasmin, cantik banget…keliatan lucu”…bah…dan mama selalu puas karena murah meriah dan potongnya bisa dirumah, hemat ongkos becak. Hal itu terus berlanjut sampai kelas 2 SMA, hingga embun bantal baru punya pacar pertama. Its means dia memutuskan harus berubah bentuk dari poni semeriwing dan bob ga beres ituh menjadi wanita penuh pesona…

 

4.Latihan gerak jalan, saking tubuhnya pendek, si guru olahraga menaruhnya dibagian belakang… embun bantal masih bisa nerima, asalkan ia ikut berbaris. Ternyata semua itu hanya sementara. Hanya beberapa langkah, si guru olahraga menghentikan langkah luhurnya membawa nama baik sekolah. “Yasmin, kamu keluar dari barisan”. Huhu..akhirnya embun bantal hanya bisa melihat teman2nya berbaris keliling kota…dan dia duduk dipinggiran trotoar dengan payung sambil semangatin teman-temannya(^^’)V

 

5.Lagi trend sepatu bertali ceritanya, semua pada makek. Nah tercetus keinginan membeli juga. Mintalah pada ibunda tercinta. Waktu di toko sepatu, si mama ga cocok dengan model sepatu impiannya.

Begini kata mama, “Nanti kalau talinya lepas terus kamu kamu naik sepeda, talinya masuk ke roda, terus kamu bisa jatuh, terus berdarah-darah, gimanaaa??”, teriaknya histeris

Memohon-mohon tiap kenaikan kelas tak terkabul bahkan sampai model itu udah ga jaman lagi.

Embun bantal hanya bisa meratapi nasibnya melihat teman-teman satu genknya lebih gaul daripada dia yang pake sepatu yang ada lampunya kalau jalan…(kalo diinget-inget kok mau ya, aku pake??ck..ck)

Masa pun berganti, embun bantal duduk di SMA kelas 2 dan untuk pertama kalinya, embun bantal berhasil punya sepatu bertali. Masalah rumit pun muncul, embun bantal tidak handal menali sepatu. Tiap jalan 20 langkah, lepas. Jadi, sang pacar pertama selalu menalikan sepatu embun bantal. That’s are boyfriend for…hehe

 

 

6.Kelas 4 SD, semua temen-temennya udah naik sepeda federal yang guuuedhe banget. Sementara itu, si embun bantal masih naik becak dan memandang temen-temennya bersepeda riang gembira.

Menangis lagilah meratapi nasib yang nista ini.

Mama luluh dan meluluskan, tapi beliin sepeda yang paling kecil yang ada ditoko itu. Hampir mirip sama sepeda roda tiga, Cuma rodanya ada dua.

Sadarnya waktu di parkiran sepeda, nyamain dengan yang lain, “kok kecil??” sambil mengernyitkan muka. Mana diketawain temen-temen.

Memohon lagi, dibeliin yang agak gedhe, tapi tetap ga sama dengan yang lain..menangis lagi, ngambek ga mau ke sekolah, dibeliin yang agak AGAK gedhe. “Maa..aku maunya yang gueddheee buanggett”, aku meraung-raung…

“Nanti kalo kamu jatuh gimana mik, masak gede sepedanya sama orangnya?”

Nah waktu kelas 6 SD akhirnya impian embun bantal terwujudkan.

Tapi ga berapa lama, sepedanya diculik oleh penculik sepeda…

 

embun bantal jadi berangkat dan pulang sekolah dengan jalan kaki …huhu…pedih…

 

7.Ga bisa nari bali…dipaksa ikut nari bali sama mama…

kan mbakmu ikut, kamu ikutlah…”

Kakak pentas, embun bantal tidak.

Selang berapa lama emang mentas, tapi sama anak2 TK secara waktu itu embun bantal kelas 2 SD. Harga Dirinya runtuh…lagi-lagi karena badannya yang mungil.

 

8.Ga bisa ngelukis…”kan mbakmu ikut, kamu ikutlah…”. Kakaknya juara 1, embun bantal sama sekali tidak. Tapi semakin lama, embun bantal bisa mengejar ketertinggalan menjadi juara 2 tingkat RT/RW disatu sisi, sang kakak sudah menggelar pameran lukisan di hotel bintang lima di ibu kota. 

 

9.Tapi jangan salah, embun bantal ternyata punya kelebihan sejak kecil…memang bakat seni dan bakat fisiknya tidak menonjol, tapi seni menjualnya tinggi.

 

Semua buku-buku ceritanya, kaset kakak-kakaknya, mainan, dia jualin…HOHO (^0^)…bakat embun bantal adalah berdagang.

Tapi setelah barang-barangnya habis, bakatnya tidak diasah lagi.

Adanya, “Miikkk, kamu jual ya komik-komiknya????”, tuduh kakak kedua dengan mata melotot.

 

Hehe…