Sunday, March 30, 2008

Terlalu banyak bintang diantaramu

Terlalu banyak bintang di sekelilingmu yang buatku menoleh padamu

Memandangmu hanya sebuah keindahan

Dan aku tau bintang tak bisa disentuh, ia hanya terlalu indah dipandang

Aku mencoba menerangkan biruku saat hujan membasahiku

Agar aku tetap bisa memandangmu saat itu

Karena aku akan terus menganggapmu suatu yang indah dimataku

Aku pun mengingat-ngingatmu sebagai bintang hidupku

Mulai menyanyikan senandung hati untukmu

Aku pikir aku terlalu banyak memandangmu

Hingga aku lupa bahwa malam telah menggelayuti tubuhku

Dalam gelap itu, aku harap cahayamu jadi terangku

Dalam gelap itu, aku harap bintangmu dapat tampak lebih nyata meskipun diantara rintik hujan

Iya, tapi aku tahu malam semakin larut

Semuanya begitu gelap. Semuanya begitu dingin, dan semuanya begitu kelam

Memandangmu ternyata tak cukup melindungiku dari dinginnya malam

Memandangmu ternyata tak cukup membuatku aman diantara kegelapan malam

Aku masih harus jalan pulang buat bisa melindungiku

Karena aku tahu, aku bukan membutuhkan bintang.

Aku tahu aku sudah terlalu lama berjalan

Dan mengharap pada bintang kehidupan dapat terangi jalan pulang

Tapi ia terlalu jauh, ia hanya bisa dipandang.

Rasi bintangnya tidak tampak nyata.

Yang kubutuhkan bukan bintang, tapi lilin yang bisa terangi hati ini

Dan membawaku pulang ke rumah

Adakah lilin buatku pulang?


 


Dear Ada II

Dear Ada,

Salut, je suis vers de Paris maintenant, sudah hampir Paris…

Aku sedang membayangkan kamu duduk disampingku sekarang.

Seperti biasa, kita bisa menghabiskan waktu semalam suntuk untuk terus duduk terdiam. Saat kamu diam, saat itupun pikiranmu terbang entah kemana. Seperti mencoba menggapai setiap puncak menara yang kita tuju.

Kalau dipikir-pikir kamu banyak diam ya…dan aku ga habis-habisnya merasa takjub dengan apa yang kita lihat didepan mata kita. Saat ini aku lagi menuju Champ de Mars, stasiun terdekat menara terakhir kita.

Jangan tanya ngapain aku disana. Aku hanya menunggu matahari menenggelamkan dirinya kemudian terbelah menjadi dua saat menyentuh puncak Eifel yang mulai menghidupkan bulan. Sounds great hoh? sambil dengerin Bhrams Symphony no 1. Orkestra dengan ornamen musik yang sangat detil. Kisah tentang penderitaan hidup yang ujung-ujungnya bahagia. Gara-gara Ada doyan banget dengerin Mozart lewat MP3 butut yang kukasih itu, aku jadi ketularan deh...

Setiap kali mendengarkan Bethoven atau Schubert bermain selalu ada semangat baru untuk membuka hari-hari ini. Tunggu aku disana. Aku bakal cerita banyak tentang matahari pagi yang kulihat hari ini. Oke!! 

Kangen,

 

Arimbi

 

Rumah untuk embun bantal

“Nanti kita akan pindah ke rumah baru Mik, disana kamu bakal punya kamar sendiri!!”

 “Kamu punya tempat tidur sendiri dan meja belajarmu baru”

Ini adalah percakapan pertama saat gw akan pindah dari kota kelahiranku, Duri, Riau ke salah satu kota di Jawa Timur, tempat ibuku dilahirkan, Madiun.

Pulang ke Jawa adalah hal yang paling menyenangkan, setelah perjalanan 3 jam ke ibu kota, Pekanbaru dan naik pesawat selama 1,5 jam yang menguras isi perut seorang anak kecil. Perjalanan akan dilanjutkan dengan naik kereta api. Ini adalah bagian yang paling menyenangkan. Sejak itu pula gw suka naik kereta api.

“Nanti kamu bisa memilih tempat tidurmu di kereta, mau dibawah atau di kursi”

 “Sekarang coba gelar korannya, pakai tas buat bantal! Seru kan!!”, ujar mama sekali lagi.

 

gw ga ngira kalau itu adalah perjalanan terakhir dari pulau Sumatra, tempat gw meletakkan masa kecil.

Main di lumpur dengan sepatu boot, menunggu hujan tiba dan memakai baju renang, menunggu sinterklas membagikan permen dengan mobil pemadam kebakarannya, naik sepeda roda empat dengan boneka panda besar dibelakang jok, tidur didalam lemari, memakai sepatu hak mama dan lipstiknya, ga lupa memasang kalung milik mama di leher gw,

pura-pura tidur biar diangkat papa, menunggu satpam pergi agar bisa masuk ke kolam renang, dikejar anjing, main di lapangan golf terlarang, berkemah dengan kedua kakak dan masuk ke hutan lindung sendirian tanpa satu orang pun tahu…hihi…masa-masa yang paling menyenangkan. Tapi ga tau lagi, kalau dulu ketemu Harimau.

 

Bicara soal mama, mama adalah orang yang paling demokratis. Mama itu tipe melihat anaknya dari jauh. Karena itu pula, sudah hampir 7 tahun gw pisah dengan mama. Huhu jadi kangen…

Mama orang yang paling senang duluan kalau anaknya senang, tapi kalau gw jatuh, mama tahu, gw bisa bangkit sendiri. Mama Cuma bertanya, apa yang km butuhkan. Setelah itu, gw akan mencari tahu sendiri mana yang baik dan tidak baik.

Waktu gw pindah ke Jakarta, mama Cuma bilang, “Banyak baca Al-Fatihah, sabar ya dengan segala cobaan, berjuanglah untuk hidupmu”

Sejak itu gw tahu, gw harus bisa mandiri.

Hoho masih inget pertama di Jakarta. Jadi editor gadungan, dimaki-maki karena editanku sembarangan (thanks jup for my first job in this town), kegiatan diisi dengan menulis dan menulis, sampai ngetikin skripsi anak kampus di rental komputer (makasih ya mas Didi). Semua dijalanin…semua ada duit, duitnya diliatin terus…hehe.

Sekarang sudah 1 tahun terlewati. Mulai terbiasa dengan semua hirup pikuk yang ada di Jakarta. Ritme mulai bergerak cepat.

Waktu di Surabaya selama 5 tahun, gw pikir itu adalah kota terakhir. Gw akan berhenti disana dan menghabiskan masa hidup gw didunia disitu.

Ternyata semua perkiraan berubah…

Gw masih ga tahu, kemana lagi kota yang akan dituju. tidak pernah tahu adakah jalan untuk pulang. tidak pernah tahu apakah akan menetap di kota ini atau tidak. Tidak ada yang menghentikan langkah.

Karena sampai saat ini masih terus berlari…daripada pusing

Kita akan membuat bumi ini rumah kita :)

 

 

 

 

Its just pass away

Surabaya, kemarin cukup menyenangkan. Gw belum cerita soal liburan kemarin… selain ketemu orang baru, gw ketemu beberapa teman lama. Senang karena mereka masih menyisakan waktunya buat gw.

Makan di stasiun gubeng, sama Asep n Wiwin, temen2 mengaduk lumpur dulu. Terakhir kali bareng Asep uda lebih dari satu tahun. Dan dia bilang kemarin, kl blog gw uda ga lucu lagi. Apa terlalu banyak kejadian serius yang terjadi dalam hidup gw ya sep.. Yap gw uda lama ga menangkap hal2 lucu dalam kehidupan yang begitu indah ini. Terlalu banyak pekerjaan yang membuat kita lupa bahwa diri kita perlu tertawa. But thanks anyway pal, you still read my blog till now.

Pada minggu itu pula, gw sempetin nyamperin bengkel. Ngobrol dengan orang-orang disana, gw ga gt banyak bicara saat itu. Hanya ingin menyapa semua orang yang ada disana, tanpa meninggalkan makna apapun. Gw seneng buat mereka melihat gw dengan senyuman. Tanpa harus bertanya, akankah gw kembali kesana? Seperti yang sudah sudah.

Another place, gw sempetin ke rumah mantan gw. Ketemu karyawan2 yang ada disana. Gw ngobrol ma mereka satu persatu. Gw sempetin ketemu ma nyokapnya,  Ada banyak list pertanyaan yang dikasih ke gw, dan intinya kapan gw bisa bantu dia lagi. Adeknya yang bela2in mandi buat bisa ngobrol juga ma gw. Yap keluarga yang uda hampir ngisi waktu gw beberapa waktu lalu. Gw dan mantan ga pernah bilang ke mereka kl kita uda selesai. Mungkin tidak mau menyakiti perasaan orang2 disekitar kita yang berharap lebih ke kita. Waktu gw pamit pulang, adeknya yang baru umur 11 tahun itu mau nangis …Ooo tidak…not anymore…ga boleh ada yang nangis saat gw pergi. Ga boleh. Gw harus berakrobat dulu buat dia ketawa. Mantan gw ga bicara apa2 seharian. Tidak ada yang kita bicarakan. Tapi gw tau, pertemuan ini harus ada. Harus ada, agar semua tampak baik dan berjalan lancar.

Pada hari yang sama, gw ketemu dengan salah satu temen aktivis dulu. Waktu gw nyamperin kosnya, ada bayi laki-laki dalam gendongannya. Gw surprise setengah mampus. Temen seperjuangan dulu yang sama2 tidur di tikar, sama-sama berteriak tentang organisasi yang bikin kita berontak, dan sekarang uda punya bocah mungil. Seneng liat anaknya yang tampan kayak ibunya yang tampan, hehe. Dia banyak cerita tentang pengalaman hidupnya, tepatnya 2 tahun yang terlewati olehku, terlalu banyak kisah sedih tapi dia coba menceritakan dengan kegembiraan. Gw sedikit marah waktu dia cerita semua itu baru sekarang, kenapa dia ga pernah cerita apa2 saat ditelpon. Kenapa dia ga cari gw kalo dia butuh seorang teman. Gw pikir gw uda berjuang setengah mampus dengan kehidupan gw, tapi dia lebih banyak melalui masa-masa sulit itu. Waktu kita pisah, gw Cuma bisa meluk dia erat2.

Mantan gw sempet anterin gw ke bandara. Helm merah gw masih disimpannya. Dia ga gitu banyak bicara, hanya mencoba perhatian dengan jaket yang harusnya kupakai, supaya ga kedinginan. Di bandara itu adalah pertemuan kita yang terakhir. Gw menoleh ke belakang liat dia. Perpisahan, yap..ini hanya sebuah bagian dari hidup yang terus berjalan.

 

Me n my pal

Ini adalah percakapan aku dan psikopat yang kuakui sebagai sahabat, ga tau napa percakapan ini sering kubaca kembali, yap mengingat2 ternyata orang terpenting dalam kehidupanku saat ini, si tengil ini.  

 

“ kenopo desperado?”

“ iklanku kurang, masih kurang 3 iklan, harus kucari kemana lagi…aku baru menyembah2 summarecon…aku sudah melacur ke plasa indonesia…aku sudah hancur”

“ produknya apa?”

“ liputan belanja. katanya semua tunggu hari senin…aku uda panas dingin jup”

“ deadline mu kapan? kelapa gading udah? grand indonesia? cari info mall baru buka…Pacific Place”

“ aku udah hubungi 59 mall yang ada di jakarta juup, semua sudah aku sebrangi…sudah aku jelajahi...”

“nggak ada yang nyantol?”

“ masih kurang, gw lagi dalam zona tidak aman”

“hhhmmm.....uda konsul sama supervisormu?”

“ iya nih aku uda ngomong ma supervisor. kita masih cari prospek klien”

“ soalnya, kegagalan kamu itu bukan hanya milikmu. kalau kamu kerjanya team, ya pasti harus ada bantuan dari team juga”

“ iya tapi kan pegang masing2 industri, semua punya tanggung jawab masing2”

“ betul…tapi itu kan intinya kerja team. memang masing-masing punya tanggungjawab sendiri. tapi masak nggak mau bantuin yang laen?”

“ yang lain paling cuma kasih advice. tapi tetap semua yang lakuin itu aku lagi”

“ advice itu permulaan, ambil aja sebanyak mungkin advice mereka. siapa tahu berguna”

“ iya, aku juga gitu, tapi waktu semakin cepat”

“ itu liputan baru dan baru kamu yang bikin?”

“ iya”

“ deadline kapan?”

“ deadline hari ini. tapi senin masih bisa cari lagi”

“ wedew berat juga kalu emang deadline udah hari ini”

“ Aku akan berusaha!!! aku akan berusaha. sampai detik darah penghabisanku. aku akan berusaha”

“ itu baru amik yang aku kenal”

“ tenang aja sayang. berusahalah sekuat tenagamu. pasti ada jalan lah”

“ iya aku akan berusaha. aku lagi mempush diriku”

“ go go amik”

“ Jup, km kenal aku bagaimana jup?”

“ apanya neh?”

“ beri aku semangat”

“ amik : manja , egois , seenaknya sendiri”

“ jupriiiiii”

“ aku butuh semangat. bukan penghinaan”

“ hahahhaha. beneran kok. itu dulu”

“ sebelum aku benar2 kenal kamu.”

“ kalau sekarang sih seorang amik di mata ku ituh : manja masih, tapi dia penuh semangat. Egois ya masih ada juga sih, tapi diselingi dengan kerja keras. Dia juga masih suka seenaknya sendiri, tapi dia juga orang yang mau berbuat sesuatu demi orang lain, terlebih buat orang2 yang dekat dengan dirinya dan disayanginya”

“ hmm..masih banyak kekurangan ya”

“ hmm”

“ uhmmm”

“ di mana2 setiap orang selalu punya kekurangan. aku sampek nyatetin loh kekuranganku hasil menghimpun dari banyak orang”

“oya kasih tau donk ntar aku tambahin”

 

Selebihnya biarkan jupri yang tau…hehe ga tau napa chattingan ini aku save. Tapi aku suka baca waktu aku lagi putus asa. Dan akhirnya meski dengan detik darah penghabisan, kelar juga tuh project.

Minggu mendung…kayak judul es…es mega mendung

Kursus nyetir kali ini benar-benar penuh godaan syaiton. Uda jauh, di Cipinang, tempatnya panas, sekelilingnya lapangan rumput dan antri pula mau nyetirnya. Saat gw datang, gw adalah antrian ke 4.

Cream di wajah gw uda melumer rasanya, dan gw uda kayak kambing guling. Berasa mau makan rumput disekitar gw duduk. Ya..ya..Yasmin kok mengeluh mulu ya…

Di tengah teriknya matahari ini, bikin gw jadi mikirin yang enggak-enggak. Mungkin sama kayak orang yang berada di gurun sahara. Apa namanya tuh…fatamorgana…nah gw jadi mikirin gimana ya kl gw jadi kambing...hmmm gimana kalo jadi domba aja, biar lebih intelek dikit. (*Emang ada perbedaan intelektualitas antara domba dan kambing?)

Maka mulailah gw masukin obsesi gw jadi domba ini. Gw lagi di padang rumput. Mencium bau lezatnya batang-batang rumput. Gw noleh kanan ada rumput, kiri ada rumput. Gw pun melompat kesana kemari… bak balerina bunting. Gw puterin badan gw, kemudian berguling-guling diantara rerumputan. Suara burung pipit berada dimana-mana, membuat gw semakin semriwing dengan suasana hijau rumput. Gw mulai leyeh-leyeh diantara makanan gw, sambil ngiler-ngiler. Ternyata saat gw jadi domba, masih punya bakat ngiler ini.

Tapi keadaan tiba-tiba berubah, saat gw sedang menikmati status gw jadi domba. Ada kupu-kupu yang tiba-tiba datang ke bulu-bulu putih gw. Asal tau aja, sebagai domba, gw paling anti ma kupu-kupu. Emang warnanya kayak bunga, tapi coba amatin wajahnya si kupu-kupu. Serem. Gw kebingungan sekaligus ketakutan. Ga ada yang bisa bantu gw, selain diri gw. Gw menggol sana menggol sini sambil ngoceh-ngoceh..tapi yang keluar dari mulut gw Cuma bunyi nguik nguik…kayak engsel pintu.

Gw harus berakrobat, menukik tajam ke arah semak-semak dan muncul terbang dari semak-semak, bak kuda lumping. Adrenalin bergerak cepat dan keringat deras mengalir. Dan saat gw sadar gw lagi ngapain, gw pun celingak celinguk cari kupu-kupu. Ternyata tu kupu-kupu hinggap di batang semak dan ngeliatin gw takjub, mikir ngapain gw harus jadi domba.

Kupu-kupu sadarin gw, kalo gw sedang fatamorgana di padang rumput. Daripada ga ada kerjaan, gw pun nelpon orang yang bisa gw telpon. Dan orang yang gw telpon ga bisa dihubungi :( dan akhirnya gw ngobrol ma vicky, sampai gw dapat antrian nyetir…

My Saturday

Weekend ini cukup menyenangkan..hehe dimulai dengan beres2 kamar 3 x 4 gw, jemur kasur, nguras kamar mandi, nyuci baju, dan beresin apa yang bisa diberesin. …engg gw mulai berpikir kapan bakal pindah dari tempat ini. Rencananya, April depan uda musti cari tempat baru, karena kantor bakal dipindah semua ke Pusat. Tapi untuk 1 bulan ini masih disini..lah kan besok uda april…aduh…ergh, harus benar2 berpikir mencari hunian baru…

Hmm jadi berpikir, kerjaan gw sekarang ketambahan industri interior dan furniture…hoho bisa belajar banyak seni menata rumah…yummy…

Abis beres2, rapiin beberapa tulisan yang kemarin dibikin jam 2-4 pagi. Jadi inget postingan dulu2, menyepi membuat diri lebih kreatif. Moment seperti ini pas banget buat ngeluarin ide kreatif.

Beranjak pukul 1, waktunya menyetir mobil. Sekarang si bapak, ngajarin tanjakan, ngantri, dan masuk ke gank2…ergh..Cuma karena ada si bapak, jadi tenang2 aja. Nabrak kan ada bapak. Ga kayak megang sendiri sama monce, temen kantor. Gw uda keringet dingin nyetirnya, eh dia Cuma ngeliatin doank. Padahal gw uda nyuruh begaya kayak instrukturnya, yang bilang kanan kiri kanan kiri. Waktu itu gw bilang, mon gimana mobil kantor kita ditulis belakangnya LATIHAN ma dipasangin rem kaki di jok sebelah. Jadi persis sama kayak gw kursus nyetir. Tapi ide gw dicuekin ma Monce dan membiarkan gw keringetan kayak pisang goreng. 

Setelah menyetir mobil Yaris bertulis LATIHAN dan punya rem kaki di jok, gw berencana menuju kelapa gadhing. Hampir tiap wiken, gw pergi ke kelapa gadhing buat nonton sendirian. Tapi karena monce minta ikutan juga, akhirnya gw berdua2anlah ma dia, kayak wanita ga laku jalan2 garing di mal. Secara semua pada bergandengan tangan ala lagu titik sandora. Lagu yang mana, juga gw ga tau. Asal ngomong.

Ayat-ayat cinta. Liat film ini, pertama, editannya ga bagus, Soundtracknya maksa, kultur yang disajikan setengah matang, kurang mak nyus. Gw sampai ngomel2, “kata mas Aldi (mantan supervisor gw_red) film ini keren banget, menggugah jiwa kelaki-lakiannya, mana..mana….” Yasmin gaya melecehkan *on mode. Tiba-tiba ada satu sceen dan gw langsung nangis meronta ronta. Saat si cowoknya poligami dan istrinya ga tahan ngeliatin suaminya cium kening istri keduanya. HUAAAAAAAAAA….haiks..aikss…..rasanya beeehhhhh….aduh..ga ada kata-kata yang bisa mewakili deh..pokoknya SAY NO TO POLIGAMI.

Tapi pelajaran terpenting dalam film ini, supaya kita selalu ikhlas dengan apa yang kita hadapi di dunia ini. Engg..iya memang semua harus di-ikhlasin. Jadi kalau suami poligami, juga tetap disyukuri…arghhhh…bagian ini masih tidak bisa gw terima.

Lupakan tentang poligami, anggap tidak pernah ada dalam postingan ini, gw lanjut ke Gramedia, toko andalan gw sejak kecil. Ada satu buku yang sengaja ga gw beli, dan tiap gw ke toko itu, gw nyicil bacanya. Judulnya : A Short History of Tractors in Ukranian, by Marina Lewycka. Sekarang baru sampai ke bab 3 sih…lama ya bacanya, abis si monce minta segera cabut dari tu toko. Buku ini berkisah tentang sebuah keluarga, yang bokapnya umur 84 tahun ngebet nikah dengan janda asal Ukrania, supaya bisa dapat ijin bebas tinggal di UK. Tokoh si bapak ini yang unik. Jadi gw demen bacanya. Palagi ga ada yang ganggu. Hmmm

Beralih ke tempat lain, kayaknya tiap bulan gw musti beli baju. Erghh sejak kapan gw menganut sistem hedonis ini. Sejak gw ga bisa pakai tas LV bajakan lagi. Karena gw bakal berkeliling ke marketing pemilik asli merek2 itu. Kl gw masih dengan barang bajakan, gw uda nista banget dimata mereka. Mana bisa dapet iklan.

Okay selesai wiken sabtu kali ini, kita lihat seperti apa hari minggu besok. :)

Wednesday, March 26, 2008

uda berlalu, tapi layak dikenang


Dua hari lalu tepatnya, aku ngeliat bagan departemenku, sempat tercengang dengan pergantian tim. Aku udah ga dibawah supervisorku lagi. Waktu itu Cuma diam aja, ada apa dengan pergantian ini?. Aku uda ga bersama supervisorku lagi…

Yang ada pada saat itu cuma sedih, kenapa ya? 

Setelah pengumuman itu, supervisorku ngajak keluar meeting. Kami pergi menuju Plasa Senayan. Ada banyak percakapan yang kami bicarakan saat itu. Ada banyak hal yang aku pikirkan selama perjalanan. Saat bicara dengan si bapak ini, aku ngerasa ga tau apa-apa dengan apa yang kulakukan selama ini.

Dia bilang, “kamu berada disebuah awal yang bagus Yasmin dan sekarang waktunya kamu membuktikan lebih banyak lagi, apa yang bisa kamu lakukan dengan kerjaan kamu.”

Kami bicara banyak tentang berbagai hal. Tentang bagaimana memotivasi diri sendiri, menjadikan diri ini lebih positif, tentang industri yang aku pegang sekarang.

Ada salah satu pembicaraan yang aku ingat. Tentang 3 tipe manusia. Tipe pertama tipe Batu, si Batu dicemplungin ke air, ya dia akan tetap menjadi batu selamanya, tidak akan berubah. Batu ya tetap batu. Tipe kedua, tipe coca cola, awalnya dia penuh busa, lama kelamaan buihnya menyurut sampai dia ga enak diminum. Tipe ketiga, tipe redoxon, dimasukkan ke air putih dia mengubah warnanya.

“Jadilah Redoxon, karena kamu bisa memberi perubahan”, he said to me.

Aku jadi kembali teringat 2 hari sebelumnya, tiba2 supervisorku mengatakan sesuatu melalui telepon, Yasmin, terimakasih banyak ya..terimakasih bantuannya selama ini. Dan aku menjawab, “Ini pasti cara untuk menghipnotis anak buah, harus hati-hati nih..” Aku tertawa terbahak-bahak, dan tidak ambil pusing dengan kata-katanya saat itu. Dan hari ini, aku mulai sadar maksud dari kata-katanya itu.

Mungkin pekerjaan bagi seseorang itu sebuah rutinitas, sebuah tuntutan hidup agar bisa menuhin kebutuhan hidupnya. Keluar rumah dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam. Begitu terus setiap hari. Kehidupan atasan dan bawahan hanyalah sebuah siklus yang terpaksa harus terjadi dan kalau saja kita bisa memilih, kita pasti maunya jadi atasan.

 

Tapi buat aku pekerjaan saat ini, adalah sebuah kehidupan yang layak diperjuangkan. Ini hanyalah sebuah pilihan hidup

 

Semoga besok hidup akan lebih baik lagi.

 

 

Things that makes me happy

Gadis kecil memainkan ayunannya,

dengan gaun jingga dan sepatu nila menutupi mata kaki

Sesekali sang kaki mengaduk-ngaduk tanah dibawahnya dan ia pun bisa mencium bau tanah kering yang dibuatnya

Sesekali rerumputan memerah akibat kayuhan kecilnya

Tangan kecil berkeringat, bercampur wangi besi berkarat yang dicengkeramnya kuat

Ada riak-riak awan yang memainkan lagu dibantu rindangnya biru alam pohon

Suara mungil sang pemandu malam terdengar dari kejauhan

Ia bersenandung, mengantarkan sang gadis kecil kembali dalam jaganya

Tapi gadis kecil tak mau beranjak

Ia tetap memainkan gemericik  suara gelang plastik yang dikenakannya

Mata bulatnya tak mampu hadapi bulan yang angkuh

Burung-burung berarak formasi bintang

Mereka merajuk-rajuk padanya agar tunjukkan arah

Hanya saja si gadis kecil tidak mau bergeming

Kemudian ia berkata, ‘jangan terlelap’

 

 

 Things that makes me happy…

 

Halaman baru embun bantal

Setelah memutuskan tidak lagi berkutat dengan masa lalu, embun bantal memutuskan untuk memberanikan diri mendekati cowok…HOREEE akhirnya keberanian itu muncul juga. Tepatnya setelah salah satu temen menyuruh gw idup di dunia mimpi, gara2 gw Cuma berani berkhayal dan setelah meyakini diri bahwa ada cowok kece diluar sana yang siap menyambut kembang desa yang hobi ngiler ini. *semoga tu cowok ga ilfil…

Mang sih gw yang deketin dulu, namanya juga memberanikan diri dan gw coba keluarin jurus naga kecepit pintu, dan akhirnya tu cowok sedikit terhipnotis ma gw. Sekarang matanya masih muter2..belum nyadar.

Nah kenapa embun bantal mau berkenalan dengan ni cowok? Embun bantal memang sedang mencari pria yang bisa ditipu kl embun bantal adalah representasi wanita cantik yang pernah idup di jagat raya ini. Meski tu cowok nyadar langsung kalau dy uda nemu cewek ga ada sexy-sexynya sama sekali.

Dan kenapa ni cowok mau aja ngeladeni tarian naga kejepit pintu khas embun bantal ini? Gw sendiri juga ga tau, apa uda pengsan sejak awal jadi ho oh2 aja dirayu ma gw.

Pertanyaan selanjutnya, kenapa gw suka ma ni cowok? Karena gw kege-eran …dan sampai sekarang gw masih kege-eran ampe gigi kering kebanyakan senyum2 sendiri. Selama doi belum nyadar kekhilafannya, selama itupun embun bantal kege-eran terus.

Trus kalau uda nyadar gimana? Yaudah minta maaf kalau uda bikin dia nahan berhari2 untuk tidak muntah ngeliatin gw. Dan kasih tong sampah buat ngeluarin isi perutnya selama ini. Efek samping dari jurus naga…Maappp.. hiks 

Trus kalau dia ga nyadar2 gimana? Hahaha kalau jurus naga kejepit pintu tidak mempan lagi, maka jurus babi terbang punya sepupu gw musti dipelajari. Spuuu ajari aku!!!

 

Bagaimana cerita selanjutnya tentang tragedi yang memikat hati ini? Apakah ni cowok bakal sadar cepat atau lambat atas kekhilafannya? Apakah embun bantal akan menguasai jurus babi terbang dan semakin lihai dengan rayuan mautnya…ya…tunggu episode selanjutnya.

 

Engg kalau ada episode selanjutnya sih…

Saturday, March 8, 2008

menikah?

Pengennya ga dulu deh..

ngeliat acara lamaran kakak yang sebentar lagi, bikin kepala mau pecah..semua kubu keluarga pada mau didengerin...ga tau siapa yang berhak menentukan bagaimana bentuk pernikahan itu, tapi yang jelas, kenapa tidak ada yang mau ngalah demi maunya si mempelai.. kalau uda gini jauh-jauh deh pernikahan dalam otak gw. sendiri itu lebih nyaman

 

Pengennya kawin lari aja

Biar sama-sama mau menerima, tinggal kasih tau by phone atau sms ke bokap nyokap, "Mah aku uda nikah nih kemarin, sori ga kasih kabar secepatnya". ..selesai, yang penting nikah.

 

Tapi karena sekarang juga ga punya bayangan menikah dengan siapa jadi lebih baik lupakan postingan ini.

fiuhhh...