Saturday, July 7, 2007

Satu petang di bulan Juni 2007

“Siapa suruh datang Jakarta?”… “Siapa suruh datang Jakarta?”

 

Tiba-tiba lirik yang sering dinyanyikan kakakku terdengar keras ditelingaku, anjrit pasti saat ini si backbone lagi curi-curi chating ama orang Kuwait, ga tau adeknya hina bina gini…dalam hujan angin, petir yang menggelegar dan air hitam pekat disekelilingku…

Sambil berjalan ditengah-tengah banjir…damn, gini ya orang hidup disini…

dengan semangat membara, masukkan kaki ke jalanan yang sudah dipenuhi air hitam selutut….

Berjalan ditengah arus dan petir yang teriak-teriak ga jelas…

 

Cuma berharap, semoga jemuran di kos ga basah…

 

Hiks…

 

Aku ingat sebuah kata-kata ajaib, begini bunyinya:

“Tolong jelaskan kepada saya cara yang lebih ampuh daripada berusaha keras dan optimis sebagai bahan bakar kehidupan ini?”

1 comment: