Saturday, July 7, 2007

Balada Embun Bantal dan Cumi-Cumi

Ini adalah kejadian nyata yang dialami embun bantal.

Di suatu pagi yang cerah, tersebutlah embun bantal yang sedang berjalan-jalan mengitari gank demi gank mencari warung sederhana.

Cari warung baru aahhh…

Bertemulah dengan idola barunya, warung murah meriah. Pilihan makan lagi-lagi cumi-cumi, bakwan, tumis kacang panjang. Semuanya memang selalu tampak perfect. Paduan makanan sempurna yang dimasak penuh kesadaran kalau sang pembeli Cuma punya duit pas-pasan.

Beberapa pembeli pria sempat meliriknya, tapi embun bantal dengan ge-er memutuskan kalau dia emang cantik. Tak heran banyak yang melihat…

Setelah makan, ia pun memutuskan untuk keliling kota metropolitan. Ke dua bank, ke supermarket, ke mall.

Kalau ada soundtracknya : Suddenly I See punya KT. Tunstall, itu lhoh…

Saat ia menyebrang jalan, ada pria yang sempat meliriknya. Semua suka melirik pada embun bantal hari itu…hihi…

 

Namun hari yang tampak sempurna itu selalu tiba-tiba berubah,

Setiba di kos, tubuh yang mulai kelelahan..huaammm..ngelirik ke kaca dan KYYAAAAAAAAAAAAAAA…bibirKUUU hitammmmm

tinta cumi-cumi masih menempel di bibir

 

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA……………

 

Terpuruk jadi wanita….(soundtracknya : kla project..terpurukku disini…)

 

Sebuah Nasihat Bijak Embun Bantal:

jangan pernah makan cumi-cumi lalu memutuskan jalan-jalan muterin kota. CAMKAN INI, BAHAYA!! DON’T TRY THIS AT HOME!! INGAT, SELALU MAWAS DIRI…

4 comments:

  1. bruakakakakakakakakakakakakakakakakakakakkakkkkkk
    sokoooooooooooorrrr

    ReplyDelete
  2. eluuuu bego ya? udah narsis, bego pulaaakk!!! bwahahahahahahah............

    ReplyDelete
  3. bwahahahahahahahahahahahahahah
    dasar dogooooolllllllllllllll

    ReplyDelete
  4. aku ga ngira kalian setega itu, mereka yang melihatku saat itu cuma memandangku saja tanpa koment...tapi kalian yang kuanggap orang2 yang memahamiku, menertawaiku...aku ga ngira....

    ReplyDelete