


Masuklah ke rumahku larut malam
Janganlah malu
Hafizh akan bertelanjang kaki dan menari
Aku akan berada dalam perasaan yang begitu agung
Dan tulus..
Ketuklah pintu jam berapapun
Sekalipun matamu
Merinding oleh cahayaku
Kalbu dan tanganku terbuka
Dan tiada pernah istirahat
Yang akan selalu menyambutmu
Masuklah, kekasihku
Dari dunia yang tergesa
Yang telah menghujani bebatuan
Pada wajahmu yang lembut
Lihat!
Tersembunyi dibalik kakimu
Panggung bercahaya
Tempat kita berlatih
Tarian abadi kita
Lihat kedalam syairku yang merdu
Karena Hafizh sedang bertelanjang kaki dan menari
Dan sedang dalam perasaan yang demikian agung dan tulus…
(Hafizh : Aku Mendengar Tuhan Tertawa)
Photograph by embun bantal, 2008
No comments:
Post a Comment