Friday, October 10, 2008
Ijinkan saya menjadi diri sendiri
Beruang di pagi hari.

Berkeliaran di sepanjang rumah tanpa penghuni.
Bermain di sudut-sudut ruangan.
Berharap masih ada madu yang tersisa.
Atau ruangan penuh karpet menghangatkan bulu-bulu tebalnya
Beruang..beruang..
Kalau kau bisa terka siapa robinson yang selalu mengenakan kaos kuning
Atau para prajurit yang menidurkan beruang kutub?
Kau pasti dipenuhi dongeng seribu satu malam
Haha,
beruang – beruang penggurutu..
Tuesday, October 7, 2008
Halal bihalal on the road!!
Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi, Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu diangkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita didunia selamanya
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuma abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi, Takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai jutaan mimpi di bumi
(nidji-laskar pelangi, 2008)
Halal bihalal on the road, 4 oct 2008 at lembah sarangan.
Awalnya hanya duduk2 di stasiun, dan akhirnya bikin rencana ke sarangan bareng temen2 sma dulu. Senang, karena mereka selalu ada disepanjang masa embun bantal.
Seseorang yang Mampu Mencium Tuhan



Masuklah ke rumahku larut malam
Janganlah malu
Hafizh akan bertelanjang kaki dan menari
Aku akan berada dalam perasaan yang begitu agung
Dan tulus..
Ketuklah pintu jam berapapun
Sekalipun matamu
Merinding oleh cahayaku
Kalbu dan tanganku terbuka
Dan tiada pernah istirahat
Yang akan selalu menyambutmu
Masuklah, kekasihku
Dari dunia yang tergesa
Yang telah menghujani bebatuan
Pada wajahmu yang lembut
Lihat!
Tersembunyi dibalik kakimu
Panggung bercahaya
Tempat kita berlatih
Tarian abadi kita
Lihat kedalam syairku yang merdu
Karena Hafizh sedang bertelanjang kaki dan menari
Dan sedang dalam perasaan yang demikian agung dan tulus…
(Hafizh : Aku Mendengar Tuhan Tertawa)
Photograph by embun bantal, 2008
hide and seek
Kalau aku menaruh remah-remah bertebaran disepanjang jalan ini
Akankah seseorang mengikutiku dari belakang?
Kalau aku bermain petak umpet
Adakah seseorang menemukanku?
Kalau aku berlari sekencang-kencangnya,
Kapan aku tiba di tempatnya tepat pada waktunya?
Kalau aku tersesat di tengah labirin
Adakah orang yang merasa kehilanganku?
Ijinkan aku menitipkan pesanku padanya
Kepada orang yang akan memungut remah-remah itu,
Yang menemukan tempat persembunyianku
Yang mencariku ditengah labirin
Katakan padanya,
Aku telah membawa peta menuju dermaga
Katakan padanya
(Embun Bantal, 7 Oct 2008)
Syududu..

Syudududu…serdadu..serdadu
Mari-mari berkumpul
Coba teh yang baru saja kuseduh
Lihat, asapnya mengepul panas
Seperti mata-mata telanjang, ingin menerka siapa musuh mereka
Syududududu…serdadu..serdadu..
Tampaknya seragam itu melelahkanmu
Coba lihat betapa damainya bumi ini
Malam mencoba menjamu bintang-bintang dalam pesta kebunnya
Jangan khawatir, biarkan saja semua bergaduh
Biarkan saja mereka mengadu
Toh teh ini masih mengepul panas
Mari-mari coba dulu…
(Bangkok, 17 Sept 2008)
Monday, September 1, 2008
Four people you will meet in life
First person is you,
second person is the one you love most,
third person is the one who love you most,
and the fourth is the one you spend the rest of your life with.