Monday, February 18, 2008

Dear Ada,

Malam ini bulan benar-benar sedang mengamuk. Aku sampai pusing bagaimana cara menenangkannnya. Aku menunggu berjam-jam sampai ia bisa kembali tenang. Menunggu sambil membayangkan bagaimana kalau bulan bersanding dengan menara eifel. Tapi saat ini matahari merenggutnya dari malam kekuasaannya. Matahari benar-benar angkuh. Tapi bukan begitu kehidupan jagat semesta ini. Sesekali selalu ada saja yang iri dengan kebahagiaan yang lain. Aku tidak menyalahkan matahari, terkadang bulan juga demikian. Meski demikian, gerhana matahari dilangit tidak mempengaruhi malam cinta disini.

Eifel memang menara paling indah seperti katamu, dan menara yang paling romantis yang pernah kulihat. Malam ini rupanya cinta sedang bertumpah ruah. Banyak pasangan disini dan aku seperti biasa, menunggu emailmu disalah satu bangku taman. Sesekali memandang danau yang tenang.

Ada, kamu dimana? Di rig? Tempat biasa kamu menghabiskan waktumu? Bagaimana bulan di Qatar? Apakah matahari mencoba merebut kebahagiaannya juga disana?

Kangen,

 

Arimbi

 

 


A Paragraph Ada Untuk Arimbi – by embun bantal

No comments:

Post a Comment