Ini bukan sekumpulan kisah tentang cewek yang suka ngiler atau kisah tentang cewek yang doyan hibernasi banget hmmm...(-.-)
Embun bantal analogi mimpi-mimpi standar cewek, apalagi coba kalau bukan pangeran berkuda putih lengkap dengan cerita romantis ala film Korea, uhui...
Namun untuk mencapai itu semua, cewek ini perlu hibernasi dulu diatas bantal untuk memulai mimpinya.
Bayangin kesejukan embun dipagi hari tepat di atas bantalmu, aroma shampoo yang masih tersisa, sarung bantal cantik..dan embun bantal (bagus bener istilah iler ini). Sebuah cairan ga lengket ga encer dengan aroma amis habis ngemut ekor ikan goreng tadi malem berubah menjadi embun sejuk dipagi hari yang bikin kita ga mau bangun karena tadi malam habis mimpi indah. Whatalovelydays...
Yasmin, 23 tahun, cewek yang udah 5 tahun menetap di Surabaya nekad migrasi ke Jakarta. Buta jalan, buta arah, dan dia harus memulai kehidupannya lagi dari nol. Cuma berbekal keyakinan, bahwa dia bakal menemukan sesuatu disini. Sebuah pengalaman hidup, keyakinan hidup dan mengembalikan kepercayaan dirinya.
Impiannya Cuma satu didunia, punya pengalaman hidup yang menggairahkan. Agar hidupnya penuh raut ekspresi, tertawa, tersenyum, juga menangis ataupun kecewa. Dengan demikian, dia bisa mengambil hikmat disetiap langkahnya.
Tahap selanjutnya ia akan terus bersyukur bahwa sudah dilahirkan didunia. Janjinya Cuma satu, dia ga pengen ngecewain Tuhannya yang udah nyemplungin ke rimba dunia. So here i am now, in rawamangun, Jakarta. Sebuah kos di gang sempit yang kalo banjir, tikus-tikus pada ngambang tak lupa pernak pernik sampah rumah tangga. Tiga hal yang dia benci bertemu sekaligus, gang sempit, sampah dan tikus. Tuhan emang suka iseng ma dia. Apa yang dia benci, dikasih. Apa yang tidak ia harapkan, diberi. Tapi dia sadar, kebencian itu tidak perlu terjadi, yang harus dilakukan adalah menghadapi.
Yasmin bukan cewek pemberani. Dia cewek penakut, gampang menangis, gampang kecewa apalagi kalau ada cowok disampingnya, she’s nothing at all. Lagi-lagi tuhan iseng lagi ma dia. Cowok yang dia sayang, dihempas dari sampingnya. Sempurnalah kelemahannya. Dia harus hidup sendiri untuk menaklukkan kelemahannya. Ia sadar bahwa ini saatnya belajar menerima kelemahannya dan lagi-lagi harus menghadapi.
Maka berangkatlah Yasmin ke Jakarta dengan modal ketakutannya. Hal yang harus terus ia sadari, bahwa tidak ada peran pengganti saat ia lemah, takut, menangis, dan bersedih. Tidak ada yang menarik dari cewek ini. Hanya kenekatan untuk berjanji pada Tuhan, Ibu dan orang yang pernah dihatinya kalau dia pasti akan bahagia. Seperti dongeng-dongeng Cinderella atau film korea yang baru ditonton, happy ending stories...open mee : www.embunbantal.multiply.com
jeng, jdulna tuh harusnya brand new life.....
ReplyDeletehehehe
ReplyDeleteMbak Yasmin,
ReplyDeleteAda satu ayat yang aku sukai (aku sampai jadikan semboyan di skripsiku). Dan kelak aku buktikan berkali-kali ayat ini. Dan hal ini menjadi peganganku sekarang. Isi ayat ini:
"Apa yang kamu sukai, belum tentu baik baik bagimu. Apa yang kamu benci, belum tentu buruk bagimu." (cek aja di: QS 2:16). Ini terjemahan bebasku, yang asli malah lebih ngeri, :-)
Intinya ada keputusan dari Allah, kadang karena ketidakmengertian kita, kita jadi putus asa, nelangsa dan protes pada-Nya. Padahal keputusan ini adalah terbaik bagi kita.
Kalau saya reuni, sering saya senyum-senyum sendiri, teringat dengan realita ayat ini.
Eh, ayatnya kurang ketik. Yang benar QS 2 (al baqarah):216.
ReplyDeleteok mas..ntar aku cek nya...makasih..
ReplyDelete